SEJARAH

Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) merupakan wadah atau rumah bersama umat Katolik untuk menjaring aspirasi, informasi, pemberdayaan, advokasi dan mampu membangun jaringan kerja yang plurisentris, baik dengan Ormas, komisi, kategorial maupun teritorial, dan pada akhirnya bisa menjadi mitra hirarki Gereja.

FMKI dibentuk pada acara Sarasehan Nasional Umat Katolik di Jakarta, 15 Agustus 1998. Visinya adalah mewujudkan nilai-nilai Pancasila. Misinya adalah mengembangkan spiritualitas dan etika sosial Kristiani menuju kepada kehidupan politik ekonomi, sosial dan budaya yang bermoral dan demokratis.

Nama FMKI dan rumusan visi serta misi merupakan gagasan orisinil dari Romo J.B. Mangunwijaya, Pr. , sebagai wujud komitmen dan konsisten umat Katolik sebagaimana yang pernah diungkapkan oleh Mgr. Albertus Soegiyapranata SJ ; sebagai warga Negara Indonesia harus 100% Katolik sekaligus 100% Indonesia. Sikap yang ideal, karena imannya, peduli dan bergerak melibatkan diri dalam kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan masyarakat Indonesia. Dan prakteknya bisa bermacam-macam sesuai situasi, kondisi dan tantangan di masing-masing daerah.

Sebagai tindak lanjut pertemuan pendirian FMKI, maka FMKI KAJ di bentuk setelah adanya musyawarah di Sekolah Santa Maria Jakarta pada bulan Desember 1998. Atas dasar pertemuan dari kategorial, teritorial, parokial, maka disepakati untuk pendirian FMKI KAJ. Hasil pertemuan ini kemudian dibukukan dalam sebuah tulisan tentang FMKI KAJ dan dilaporkan pula kepada Uskup Jakarta pada masa itu, Julius Darmaatmadja, S.J.

Berikut ini adalah kepengurusan FMKI periode awal tahun 1998 hingga 2017:

  1. Bapak A.B. Susanto – Periode 1998 hingga 2001
  2. Bapak A. Djoko Wiyono – Periode 2001 hingga 2004, dan periode 2004 hingga 2007
  3. Ibu Vien Suseno – Periode 2008 hingga 2011
  4. Ibu Veronica Wiwiek S. – Periode 2011 hingga 2014, dan periode 2014 hingga 2017
  5. Bapak Yulius Setiarto – Periode 2017 hingga 2020