FMKI KAJ DAN KOMUNITAS PEMBERANI ADAKAN KEGIATAN TOURLERANCE OF WORSHIP PLACE

Dalam rangka memperingati hari Toleransi Internasional yang jatuh pada tanggal 16 November 2017 FMKI KAJ dan Komunitas PEMBERANI mengadakan kegiatan Tourlerance of Worship Place. Kegiatan itu merupakan acara tur ke beberapa rumah ibadah di sekitar DKI Jakarta. Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 19 November 2017 yang lalu dan diikuti oleh 45 peserta dari lintas agama. Tempat-tempat yang dikunjungi adalah Klenteng Kong Miao di TMII, Pura Aditya Jaya di Rawamangun, Vihara Ekayana Arama di Tanjung Duren, Masjid Al-Hidayah di Petojo dan Masjid Istiqlal. Sayangnya Gereja Katedral tidak dapat dikunjungi karena kendala waktu.

Aprodite, selaku salah satu pengurus FMKI KAJ dan inisiator kegiatan Tourlerance of Worship Place, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kerja sama antara para pemuda pemudi yang pernah mengikuti kegiatan lintas iman dari pemerintah kemudian tergerak untuk membuat kegiatan lintas iman lainnya. “Apresiasi kegiatan ini di kalangan para peserta dan donatur sangat baik. Semua kalangan mengharapkan acara lintas iman seperti ini rutin diadakan sebagai sarana orang muda saling berinteraksi dan bersilahturahmi.”

Merli Pelagia, selaku ketua pelaksana, juga mengungkapkan bahwa pendekatan kegiatan lintas iman/agama selama ini terlalu formal dan membosankan. “Kita mengambil peluang saja dari kami orang muda yang hobi piknik dan jalan-jalan. Tapi kegiatan piknik ini tetap dalam rangka toleransi dan membangun interaksi positif antar umat beragama,” kata Merli.

Hadir pula dalam pembukaan kegiatan Tourlerance of Worship Place yakni perwakilan FMKI KAJ dari Bidang Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga yakni Andreas Cahyo. Sebagai salah satu lembaga yang mendukung kegiatan ini, Andreas mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang baik untuk meningkatkan interaksi orang muda lintas agama/iman. “FMKI KAJ turut ambil serta untuk mendorong perdamaian dan kehidupan yang harmonis orang muda. Sukses untuk acara ini dan selamat menikmati acara,” pungkas Andreas.

Kegiatan berlangsung sangat menyenangkan dan bersahabat. Layaknya sedang piknik, para peserta yang disambut hangat di setiap rumah ibadah dan mendapat berbagai suguhan camilan. “Selain dapat ilmu yang banyak, kami juga kekenyangan karena makanan yang sangat banyak hehehe,” kata Erni salah seorang peserta dari GPIB. Peserta lain juga memberi tanggapan, “Saya sangat senang bisa masuk vihara, pura dan klenteng. Ini baru kali pertama saya masuk rumah ibadah agama lain,” kata Ratih.

Di akhir kegiatan para peserta berpesan agar kegiatan lintas iman yang seperti ini tidak berhenti karena sangat memberi manfaat dan peserta berharap ada follow up berupa camping atau dialog lintas iman/agama agar membuka wawasan terhadap perbedaan dan menjalin silaturahmi dengan baik. “Terima kasih komunitas PEMBERANI dan berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini, ditunggu agenda lintas iman selanjutnya, “ ujar Sherly Matutina.